Ventilasi dapur komersial sering dianggap sebagai pelengkap — dipasang seadanya, lalu dilupakan. Padahal sistem ventilasi yang buruk adalah akar dari tiga masalah besar: kondisi kerja berbahaya, risiko kebakaran, dan kegagalan audit sanitasi.

Mengapa Ventilasi Dapur Komersial Tidak Bisa Asal Pasang

Tanpa sistem pembuangan yang memadai, dapur komersial aktif berisiko:

Komponen Utama yang Wajib Ada

Exhaust Hood (Cerobong Penghisap)

Dipasang di atas semua peralatan masak. Ukuran hood harus lebih lebar dari peralatan di bawahnya minimal 15 cm di setiap sisi. Material wajib: stainless steel food-grade.

Baffle Filter / Grease Filter

Menangkap partikel lemak sebelum masuk ke saluran ducting. Akumulasi lemak di ducting yang tidak dibersihkan adalah risiko kebakaran serius. Wajib dibersihkan minimal seminggu sekali.

Exhaust Fan & Ducting

Kapasitas fan diukur dalam CMH (Cubic Meter per Hour) — dihitung berdasarkan volume ruangan. Material ducting: baja galvanis atau stainless steel — bukan PVC yang mudah terbakar.

Make-Up Air System

Udara segar pengganti yang masuk saat exhaust menarik udara keluar. Tanpa ini, dapur mengalami tekanan negatif dan exhaust tidak efektif.

Standar Teknis Pemasangan Ventilasi Dapur

ParameterStandar Minimum
Laju pertukaran udara15–20 kali per jam
Kemiringan ducting ke outletMinimal 1:50
Sambungan ductingTape aluminium tahan panas
Jarak outlet dari ventilasi masukSejauh mungkin (cegah sirkulasi balik)

Kesalahan Pemasangan yang Paling Umum

Checklist Ventilasi Dapur Komersial

Ingin konsultasi pemasangan sistem ventilasi dapur komersial yang sesuai standar di Bali?
Hubungi kami dan dapatkan solusi ventilasi yang tepat untuk skala dapur Anda.

💬 Chat WhatsApp Sekarang 📱 0811 9274 115